Perancangan Sistem Penggerak Kursi Roda Dengan Kontrol Gerakan Kepala Untuk Meningkatkan Kemandirian Pasien Berbasis Mikrokontroler

Authors

  • Rulan Jansen Politeknik Angkatan Laut
  • I Ketut Riasmaja Politeknik Angkatan Laut
  • Yulian Wardi Politeknik Angkatan Laut
  • Juliver H Pardede Politeknik Angkatan Laut

Abstract

Kursi roda konvensional seringkali tidak dapat dioperasikan oleh pasien disabilitas fisik dengan keterbatasan gerak tangan atau lengan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem penggerak kursi roda berbasis mikrokontroler yang dikontrol melalui gerakan kepala untuk meningkatkan kemandirian mobilitas pasien. Sistem ini memanfaatkan sensor MPU6050 (gyroscope dan accelerometer) untuk mendeteksi gerakan kepala, mikrokontroler Arduino Nano sebagai pengolah data, serta motor DC dan driver L298N sebagai aktuator penggerak. Empat sensor ultrasonik HC-SR04 dipasang di depan dan samping kursi roda untuk mendeteksi hambatan dan mengaktifkan sistem pengereman otomatis guna meningkatkan keamanan. Metode perancangan meliputi analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi hardware-software, dan pengujian komponen. Hasil pengujian menunjukkan sensor MPU6050 mampu menginterpretasi gerakan kepala dengan akurasi 90-99% (maju, mundur, belok kiri/kanan, dan berhenti) serta respons waktu 200 ms. Sensor ultrasonik berhasil mendeteksi objek pada jarak 25-26 cm dengan akurasi 97% dan respons 100 ms, mencegah tabrakan. Baterai 12V mampu mengoperasikan sistem selama 20 menit dengan penurunan tegangan bertahap. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa sistem ini efektif meningkatkan kemandirian pasien disabilitas melalui kontrol gerakan kepala dan fitur keamanan berbasis sensor ultrasonik. Implikasinya mencakup inovasi teknologi asistif yang adaptif bagi lingkungan militer dan masyarakat umum. Saran pengembangan meliputi integrasi IoT untuk kontrol jarak jauh dan penggunaan motor berdaya lebih tinggi untuk beban berat.

Downloads

Published

2025-12-29