Integrasi Teknologi UAV dalam Operasi Pengamanan Perbatasan Studi Kasus Satuan Tugas Ambalat Korps Marinir

Authors

  • Mostien Adi Puji P.M AAL
  • Agus Salim AAL
  • Handoyo Ganda Soebroto AAL
  • Endik Catur Setyono AAL

DOI:

https://doi.org/10.59447/amphibious.v3i1.209

Keywords:

UAV,, Satgas Ambalat, Korps Marinir, pengamanan perbatasan,, teknologi pertahanan

Abstract

Wilayah perbatasan Ambalat merupakan kawasan strategis NKRI yang rawan terhadap pelanggaran kedaulatan dan ancaman keamanan. Satuan Tugas (Satgas) Ambalat Korps Marinir menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan teknologi pengawasan konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pemanfaatan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk meningkatkan efektivitas pengamanan perbatasan oleh Satgas Ambalat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan 4 narasumber (Komandan Skuadron Udara 700, pilot UAV, Dansatgas Ambalat, dan personel komunikasi Satgas Ambalat), serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Penelitian menunjukkan bahwa (1) UAV belum dimanfaatkan secara langsung oleh Satgas Ambalat, pengamanan masih mengandalkan patroli konvensional dan drone non-militer; (2) tantangan utama meliputi keterbatasan personel terlatih, belum adanya program pelatihan formal, keterbatasan sarana prasarana (Ground Control Station, sistem komunikasi), serta kekosongan regulasi operasional; (3) UAV tipe ScanEagle dan Camcopter S-100 dinilai paling sesuai untuk kebutuhan Satgas Ambalat karena daya tahan terbang lama dan sensor canggih. Pemanfaatan UAV dapat memperluas jangkauan pengawasan, menyediakan data real-time, mengurangi risiko personel, serta meningkatkan efisiensi operasional. Diperlukan pendekatan terintegrasi berupa penyusunan regulasi, pengadaan sarana dan pelatihan personel bertingkat dan berlanjut. Teknologi UAV memiliki potensi strategis untuk memperkuat sistem pengamanan perbatasan Ambalat. Rekomendasi meliputi dukungan kebijakan pemerintah, pengembangan doktrin TNI AL, pembentukan unit UAV Korps Marinir, serta pelatihan personel secara berkelanjutan.

References

Atanasov, V. (2024). Maritime security and safety through UAV and AI integration. Maritime Security Forum Journal, 11 (2), 33-48. https://doi.org/10.63662/tz47sx74

Atanasov, V. (2025). Enhancing maritime border security: The integration of AI and UAV technologies in surveillance operations. Maritime Security Forum Journal, 12 (1), 45-62. https://doi.org/10.63662/c9b98316

Borrelli, C., Carta, R., & Serrecchia, D. (2025). Integration of unmanned aerial vehicles in maritime surveillance operations: A systematic review of technical and operational challenges. Engineering Science and Technology, an International Journal, 58, 101-120.

Depalo, S., Recchiuto, C. T., & Sgorbissa, A. (2023). Applications of unmanned aerial vehicles in maritime transportation industry: A scoping review. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.4334518

Granelli, F., Sacchi, C., Bassoli, R., Cohen, R., & Ashkenazi, I. (2020). A dynamic and flexible architecture based on UAVs for border security and safety. In NATO Science for Peace and Security Series B: Physics and Biophysics (pp. 295-306). Springer. https://doi.org/10.1007/978-94-024-2021-0_19

Lampropoulos, G., Siakas, K., & Anastasiadis, T. (2023). Internet of things (IoT) and artificial intelligence (AI) in maritime security: A systematic review. Journal of Marine Science and Engineering, 11 (4), 782. https://doi.org/10.3390/jmse11040782

Octavian, A., & Jatmiko, R. (2020). Integrasi big data maritim dengan UAV untuk sistem pengawasan cerdas perbatasan. Jurnal Pertahanan dan Bela Negara, 10 (3), 145-162.

Octavian, A., & Jatmiko, W. (2020). Designing intelligent coastal surveillance based on big maritime data. In 2020 International Workshop on Big Data and Information Security (IWBIS) (pp. 1-7). IEEE. https://doi.org/10.1109/IWBIS50925.2020.9255585

Pendipa. (2025). Pemanfaatan teknologi pesawat udara tanpa awak dalam deteksi pengedaran narkoba di Selat Sunda. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, 9 (2), 112-128.

Ristanto, B., & Hartawan, H. (2021). Efektivitas UAV dalam mendeteksi kejahatan lintas negara di wilayah perairan Indonesia. Jurnal Keamanan Maritim Indonesia, 5 (2), 67-82.

Sinaga, R., & Sarjito, A. (2025). Optimalisasi pengawasan wilayah maritim Indonesia melalui integrasi UAV. Jurnal Strategi Pertahanan Laut, 7 (1), 55-70.

Soemantri, D., & Prakoso, L. Y. (2025). Integrasi AI dan sensor fusion pada sistem UAV maritim untuk akurasi deteksi ancaman. Jurnal Teknologi Pertahanan, 11 (1), 33-48.

Triyani, S., & Wahidun, A. (2025). Model deteksi ancaman maritim berbasis AI dan UAV untuk keamanan perbatasan. Jurnal Keamanan Nasional, 11 (1), 27-42.

Wang, Y., Liu, Z., & Chen, X. (2023). Optimization of UAV-based maritime patrol routes for illegal vessel detection. IEEE Transactions on Intelligent Transportation Systems, 24(6), 5890-5902. https://doi.org/10.1109/TITS.2023.3251234

B. Kebijakan, Dokumen Resmi, dan Sumber Teknis

GlobalMilitary.net. (2025). S-100 Camcopter vs ScanEagle: Military Drones Comparison. Diakses dari https://www.globalmilitary.net/compare/aircraft/s100-camcopter-vs-scaneagle/

Insitu Inc. (2022). ScanEagle Unmanned Aircraft System: Maritime Surveillance Capabilities. Bingen, WA: Insitu Pacific.

Keputusan Menteri Pertahanan RI Nomor/Kep/1255/M/XII/2015 tentang Kebijakan Pertahanan Negara. (2015). Jakarta: Kementerian Pertahanan RI.

Korps Marinir TNI AL. (2025, Juni 19). Prajurit Marinir Tingkatkan Penguasaan Teknologi Mesin Tempur Tanpa Awak, Siap Hadapi Perang Masa Depan. Dispen Kormar. Jakarta.

Korps Marinir TNI AL. (2025, Juli 31). Dankormar Lengkapi Kemampuan dan Efektifitas Prajurit Korps Marinir di Medan Operasi. Dispen Kormar. Jakarta.

Munson, K. (2007). Unmanned Aerial Vehicle Technology and Its Functions. New York: Springer Reference.

Puskoplatek TNI AL. (2018). Studi Pengembangan UAV Maritim Taktis untuk Mendukung Operasi Keamanan Laut. Surabaya: Puspenerbal TNI AL.

Schiebel Corporation. (2023). Camcopter S-100: Rotary Wing Unmanned Air System for Maritime Operations. Vienna: Schiebel Group.

TNI Angkatan Laut. (2023). Laporan Operasi Pengamanan Perbatasan Wilayah Ambalat. Jakarta: Mabes TNI AL.

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. (2002). Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Puji P.M, M. A., Salim, A., Soebroto, H. G., & Setyono, E. C. (2026). Integrasi Teknologi UAV dalam Operasi Pengamanan Perbatasan Studi Kasus Satuan Tugas Ambalat Korps Marinir. Amphibious Journal, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.59447/amphibious.v3i1.209

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.